• Home
  • Dumai
  • Semenisasi, Jalan Prof M Yamin Dumai Diberlakukan Buka Tutup

Sekda: Mari Kita Awasi Bersama

Semenisasi, Jalan Prof M Yamin Dumai Diberlakukan Buka Tutup

Senin, 06 November 2017 21:55:00
BAGIKAN:
Rezi
Berkabar.com - Terkait adanya pembangunan (semenisasi, red) jalan di Jalan Prof M Yamin (Budi Kemuliaan, red) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai HM Nasir berharap masyarakat dan pelaku usaha di sekitar pengerjaan proyek tidak terganggu adanya pekerjaan Rigit Pavement tersebut. 
 
Disamping itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai HM Nasir juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta mengawasi proyek pembangunan tersebut.
 
"Pekerjaannya sudah dimulai, agar kegiatan pembangunan jalan berjalan lancar dan selesai tepat waktu kami mengajak semua lapisan masyarakat dapat bekerjasama baik untuk kelancaran pekerjaan maupun pengawasan pekerjaan," imbau HM Nasir, kemarin.
 
Sekda mengakui dengan adanya pekerjaan tersebut pengguna jalan serta pelaku usaha sedikit terganggu dalam aktifitasnya. 
 
"Karena itu diharapkan kerjasama yang baik, supaya pengerjaannya berjalan sesuai target dan waktu. Sehingga aktifitas pelaku usaha di area pembangunan tidak terganggu dan kita harapkan dengan selesainya jalan ini, perekonomian masyarakat membaik," harap Nasir.   
 
Lanjutnya, untuk kegiatan Insfrastruktur masuk dalam anggaran belanja perubahan Kota Dumai tahun 2017. Sedangkan pelaksana pekerjaannya adalah PT Trimacon Jaya Persada dengan nilai anggaran Rp9.326.659.000.
 
"Anggarannya juga uang dari masyarakat, kalau memang ada hal-hal yang lain bisa kita pertanyakan. Pengerjaannya baru dimulai dan sama-sama kita awasi, terlebih lagi bagi kita masyarakat yang akan menggunakan jalan tersebut," ajak mantan Kadis PU Dumai itu.
 
Menurutnya, untuk kelancaran pengguna jalan juga akan dilakukan buka tutup jalan dan pengguna jalan dari arah bundaran Sukajadi tidak bisa melewati karena pengguna jalan dilakukan satu jalur keluar menuju bundaran Sukajadi.
 
"Ada rekayasa jalan untuk buka tutup, rencana jalur satu bagi pengguna jalan keluar menuju bundaran Sukajadi. Untuk pengguna jalan mau masuk akan dialihkan ke Jalan alternatif, hal ini juga sudah dirapatkan dan disosialisasi kepada pengguna jalan dan pelaku usaha agar dapat memaklumi demi kelancaran bersama," tegasnya.
 
Ditambahnya sebelum mengakhiri, pada hakekatnya, pembangunan adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, pembangunan harus punya arah untuk masa depan, sehingga harus dijaga dan dipelihara.
 
"Kepada semua pihak seperti Camat, Lurah supaya menghimbau kepada warga untuk ikut menjaga pembangunan yang ada, sehingga bisa dinikmati sampai anak cucu nanti," imbaunya.
 
 
Penulis: Rezi Allangkaty 
 
BAGIKAN:
KOMENTAR