• Home
  • Rohil
  • Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi  Menduga Ada Pipa Siluman di Pabrik PT BSS

Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi  Menduga Ada Pipa Siluman di Pabrik PT BSS

Kamis, 08 Maret 2018 13:16:00
BAGIKAN:
Toni Octora/ Berkabar.com
Berkabar.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir Suwandi SSos dalam keteranganya di ruangan kantor PT BSS Balam KM 23, menyampaikan bahwa laporan yang disampaikan Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) terhadap masalah kolam penampungan limbah yang berada di pabrik PT BSS, yang berada di KM 23 Balam, Kepenghuluan Bangko Sempurna, ditinjau kembali, Rabu (7/3/18), sekira pukul 13.10 WIB.
 
Ketua Tim Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) Jamsuri saat di ruang rapat kantor PT BSS dalam sambutanya mengatakan pabrik ini diduga melakukan pencemaran terhadap lingkungan.
 
"Pada saat kunjungan pada Desember 2017 lalu, kami belum tahu pasti berapa kapasitas kolam yang berisi di kolam penampungan tersebut," tegasnya.
 
Ada berberapa pertanyaan yang dipertanyakan ke pihak perusahaan, yang pertama yaitu, apakah kolam ipal sudah sesuai dengan kapasitas volume?
 
Kemudian apakah limbah cair yang dikeluarkan sudah ada kolam penampungan sendiri dan apakah sudah membuat line aplikasi pembuangan limbah.
 
Manager PT BSS Ahmad dalam kata sambutanya mengatakan, memang perusahaannya sudah beroperasi selama enam bulan.
 
"Sebelum beroperasi kami sudah membuat perjanjian bersama pemilik lahan," terangnya.
 
Setelah selesai musyawarah di kantor PT BSS, rombongan Dinas Lingkungan Hidup dan Manager PT BSS beserta tim anggota lembaga KPK langsung ke lapangan untuk meninjau kolam pembuangan limbah pabrik.
 
Saat dilakukan peninjauan di kolam pemampungan limbah, mulai dari kolam pertama sampai ke kolam sembilan. 
 
Pengecekan tiap kolam ke kolam berlangsung apik. Saat pengecekan ke kolam sembilan, tepatnya di samping kolam Sembilan (9) ada di temukan kolam pembuangan limbah kecil dan pipa siluman yang tersembunyi di ujung kolam sembilan.
 
Ketua Tim Lembaga KPK Jamsuri setelah melakukan peninjauan kolam penampungan limbah bersama rombongan mengatakan, untuk kolam pertama sampai ke kolam yang ke lima, itu tidak memungkinkan.
 
"Karena ukurannya tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan dan kolam yang ke enam sampai kolam yang ke sembilan harus ditinggikan," ucapnya.
 
Setelah selesai melakukan pengecekan kolam penampungan limbah pabrik, rombongan Dinas Lingkungan Hidup, pihak perusahaan dan Lembaga KPK menuju ke kantor PT BSS untuk membuat berita acara atas temuan pipa pembuangan limbah siluman yang berada di samping kolam pembuangan kolam yang ke sembilan.(toc)

 

BAGIKAN:
KOMENTAR