• Home
  • Rohil
  • Sudah 2 Kali dengan Upah Rp10 Juta Per Kilo

Sudah 2 Kali dengan Upah Rp10 Juta Per Kilo

Kamis, 19 April 2018 09:03:00
BAGIKAN:
Berkabar.com - Pelaku penyeludupan Narkotika sabu seberat 3 Kg dan dua bungkus Narkotika diduga pil Ekstasi dengan jumlah lebih kurang 2.018 butir, ES (31) dan DWS (35) mengaku sudah dua (2) kali membawa narkotika jenis sabu atas perintah rekannya. Menurutnya pekerjaan dengan membawa barang haram tersebut mereka mendapat upah sebesar Rp10.000.000 per kilogram untuk sekali antar. 
 
"Rp10 juta sekilo untuk sekali antar. Tapi dikasih panjar dulu sebesar Rp3.000.000. Saya sangat menyesal melakukannya dan saya kasian sama anak dan istri saya," ucap pelaku yang mengaku menyesali perbuatanya.
 
Sebelumnya, Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH melalui Wakapolres Rohil Kompol Dr Wawan SH MH beserta Kasatnarkoba Akp Juliandi dan Kabag Humas Polres Rohil AKP Ruslan laksanakan Press Realese pengungkapan Narkotika jenis sabu dan pil ekstasi, yang terjadi di depan Mako Polres Rohil Jalan Lintas Riau Sumut KM 167 Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih,pas didepan Mako Polres Rohil, Rabu (18/4/18) pagi.
 
Wakapolres Rohil Kompol Dr Wawan SH MH dalam press releasenya mengatakan, pelaku penyeludupan Narkotika tersebut merupakan warga Dusun Sumber Makmur ES (31) yang beralamat di Sumber Makmur RT 02 RW 01, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Bagan Sinembah dan pelaku DWS (35) warga Siantar beralamat di Jalan Jeruk 04 Nomor 12 Sitalasari, Kecamatan Siantar Medan.
 
"Barang bukti (bb) yang ditemukan di tempat kejadian perkara (tkp) tepatnya di depan Mako Polres Rohil dari pelaku Edi Susanto yaitu, tiga (3) bungkus diduga Narkotika jenis sabu lebih kurang tiga (3) Kg, dua (2) bungkus Narkotika diduga pil Ekstasi dengan jumlah lebih kurang 2.018 butir, satu (1) unit mobil Daihatsu Grandmax BM 8159 SE, dua (2) Unit Handphone Merk Samsung dan Hammer, satu (1) buah tas warna biru Merk Elgini," terangnya.
 
Lanjut Wakapolres, barang bukti (bb) di bawa ke Bea Cukai Dumai untuk ditimbang, setelah ditimbang ternyata berat sabu tersebut 3,25 Kg. Sementara barang bukti (bb) dari pelaku DWS yaitu satu (1) buah Hp Merk Nokia, satu  (1)  Hp Merk Samsung J One, satu (1) buah Dompet Merk Levis warna coklat, uang tunai Rp550.000 lembar 50 Ribu. Pelaku terjerat pasal 114 ayat ayat 1 dan pasal 112 KUHPidana," ucap Wakapolres.
 
Lanjut Wakapolres Rohil Kompol Dr Wawan SH MH dalam press realesenya, kronologis pengungkapan Narkotika tersebut terjadi pada hari Sabtu Tanggal 14 April 2018 sekira pukul 23.00 WIB, pada saat personil Polres Rokan Hilir yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Rohil Antoni Lumban Gaol SH MH dan Pawas Ipda Jonera Putra melakukan kegiatan cipkon dalam rangka K2YD.
 
Pada saat Razia, dihentikan satu unit mobil Pic-kup Daihatsu Grandmax yang dikendarai oleh ES, pada saat pemeriksaan disamping ES terdapat tas warna biru. Ketika tas tersebut diperiksa ditemukan barang bukti. Kemudian pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Rohil. 
 
"Dari keterangan pelaku ES, barang bukti (bb) Narkotika tersebut diperoleh dari seseorang yang tidak dikenal atas suruhan saudara R, yang diterima pelaku di daerah Pelintung Dumai," terangnya.
 
"Rencananya barang bukti (bb) tersebut akan diserahkan kepada DWS yang telah menunggunya di Hotel Bintang Mulia Bagan Batu. Atas keterangan ES, pada hari Minggu 16 April 2018 pukul 02.00 WIB, Kasat Narkoba Polres Rohil memerintahkan anggotanya bergerak menuju Hotel Bintang Mulia dan dilakukan penangkapan terhadap Dodi Wardani di Kamar Hotel Bintang Mulia no 201 Bagan Batu dan membawanya ke Polres Rohil," tambahnya.(toc)
 
BAGIKAN:
KOMENTAR