• Home
  • Unik
  • 5 Fakta yang Bikin Nyesek di Balik Hingar Bingar Pesta 7 Hari

Pesta Kahiyang Ayu dan Bobby

5 Fakta yang Bikin Nyesek di Balik Hingar Bingar Pesta 7 Hari

Selasa, 28 November 2017 14:41:00
BAGIKAN:
net
Berkabar.com - Hajatan yang dilakukan oleh orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo, tahun ini tampaknya memang besar-besaran. Bagaimana tidak, melepaskan putri satu-satunya dalam keluarga harus disimbolkan dengan sedemikian rupa. Besar-besaran, bukan dalam artian mewah, namun, karena semua orang ikut merayakannya, segala sesuatu menjadi tampak wah.
 
Bukan hanya di Solo, ketika prosesi akad dilaksanakan, tetapi juga di Medan, pesta besar-besaran atas marga baru dihelat untuk Kahiyang Ayu dan Bobby. Namun siapa sangka, di balik hingar bingar acaranya yang disiarkan hampir seluruh stasiun tv tanah air itu, banyak pihak yang merugi. Simak kisahnya dalam ulasan berikut ini.
 
Taksi Online yang Dilarang Beroperasi
Ketika pelaksanaan Jokowi Mantu yang dirayakan di Solo beberapa waktu lalu, terdengar bahwasanya ada 50 tukang becak yang ditugaskan untuk mengantar para tamu ke tempat resepsi. Sudah jadi tradisi, bagaimana pada pernikahan Gibran pun para pengayuh becak ini terlibat. Namun, Presiden Jokowi sendiri mengaku untuk acara Kahiyang-Bobby tidak banyak tukang becak yang dilibatkan karena dibantu oleh adanya shuttle bus untuk mengantar para tamu.
 
Yang bikin sakit hati adalah, shuttle bus hanya mengantarkan para tamu dari gerbang menuju tempat resepsi. Transportasi dari hotel menuju venue dan sebaliknya ditanggung sendiri oleh tamu, namun Dinas Perhubungan Surakarta mengeluarkan pengumuman agar taksi online tidak terlibat alias dilarang beroperasi pada acara Kahiyang-Bobby ini. Mereka menghimbau para tamu menggunakan taksi konvensional untuk menuju tempat resepsi.
 
Riasan Kahiyang Dibilang Mirip Hantu
Selain dirasakan oleh pihak-pihak di luar Kahiyang dan Bobby, ternyata kemirisan juga dialami sendiri oleh sang mempelai wanita. Ketika pelaksanaan akad di Solo, Kahiyang tampil dengan riasan tradisional Jawa yang digarap sendiri oleh perias legendaris Solo berusia 81 tahun.
 
Disiarkan kepada seluruh penjuru negeri, tak ayal jika akan ada pihak yang nyinyir akan hajatan Presiden Jokowi ini. Adalah seorang pasangan suami istri dari Bengkulu, Annisa Nursyafina dan Heru Robiansyah yang mengunggah video melalui fitur insta story yang mengatakan bahwa riasan Kahiyang mirip hantu karena terlalu putih. Alhasil, Kahiyang pun mengungkapkan keresahannya lewat fitur yang sama dalam akun instagram pribadinya.
 
Para Supir dari Rental Mobil Mengaku Lelah
Pesta Kahiyang-Bobby yang diadakan di Medan, disebut-sebut akan dilangsungkan selama 7 hari 7 malam. Meski pihak rental kebanjiran orderan atas acara tersebut, para supirnya banyak yang mengeluh dan bahkan tidak mau mengambil tawaran meski dipaksa.
 
Hal tersebut dikarenakan para supir diharuskan untuk gerak cepat karena banyak mobil lain yang mengantri. Selain itu, mereka pasti mendapat area parkir yang sangat jauh dan harus sabar menunggu berjam-jam di mobil, seperti yang diungkapkan salah satu supir bernama Latif, dilansir dari Kompas.com.
 
Pengusaha Kafe yang Rugi Sampai 100 Juta
Pesta pemberian marga untuk Kahiyang dilaksanakan di kediamanBobby Nasution, Kompleks BHR Tasbih, Medan. Rupanya, kompleks rumah Bobby merupakan daerah yang ramai, sehingga banyak restoran serta kafe yang tercecer di sana. Salah satunya adalah kafe bernama Coffee Box.
 
Randy, sang supervisor sebelumnya sudah diedarkan surat himbauan untuk menutup tokonya, tapi tanpa ada paksaan, dikarenakan lahan parkir mereka akan disterilkan dan digunakan untuk keperluan parkir VIP tamu Kahiyang dan Bobby. Randy mengaku kerugian yang didapatkannya mencapai Rp100 juta, karena ia menutup toko selama tiga hari demi hajatan Presiden.
 
Pengguna Jalan yang Terimbas Dampak
Presiden Jokowi memang terkenal dengan sikap membuminya. Ia pun tidak ingin mengganggu aktivitas warga ketika dirinya datang ke daerah-daerah. Dalam pernikahan Kahiyang-Bobby, beliau juga tidak ingin ada jalan yang ditutup, tapi ya mana bisa?
 
Ketika acara mantu di Solo, memang benar tidak ada jalan yang ditutup tapi arus lalu lintas bertambah padat, sehingga terjadi kemacetan panjang serta para petugas harus menyiapkan jalur alternatif. Sedangkan di Medan, sepanjang Jalan Gatot Subroto dan Ringroad ditutup selama satu jam karena acara kirab yang dilaksanakan.(harsadakara/bbs/net)
 
 
 
 
Selengkapnya baca di Harian Pagi Bengkalis Ekspres, besok pagi Edisi Rabu (29/11/17).
 
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Senin, Tito Menghadap Jokowi Jelaskan Perkembangan Kasus Novel

    Berkabar.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan menghadap Presiden RI Joko Widodo pada Senin (31/7/2017), untuk menjelaskan

  • Presiden Joko Widodo Puji Kualitas Bangunan Rumah Bersubsidi di Riau

    Berkabar.com - Salah satu agenda Presiden Joko Widodo pada Minggu, 23 Juli 2017, adalah mengunjungi Kelurahan Karya Indah, Kecam

  • Syarat Sri Mulyani Agar Ubah Rp1.000 Jadi Rp1 Bisa Berjalan Mulus

    Berkabar.com - Bank Indonesia kembali menghidupkan wacana redenominasi Rupiah atau mengubah Rp 1.000 jadi Rp 1. Gubernur Bank In

  • Presiden Sebut Tiga Provinsi Dikaji Sebagai Calon Ibu Kota

    Berkabar.com  - Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara terkait isu pemindahan ibu kota negara. Saat ini ada tiga provi

  • KOMENTAR